Pengantin Benedict Bridgerton: Yang Perlu Diketahui Penggemar Tentang Musim 4

0
17
Pengantin Benedict Bridgerton: Yang Perlu Diketahui Penggemar Tentang Musim 4

Musim keempat Bridgerton akhirnya mengalihkan perhatiannya ke Benedict Bridgerton (Luke Thompson), putra kedua yang artistik dan agak memberontak. Fans sangat ingin tahu: siapa yang dia nikahi? Jawabannya, baik dalam seri buku maupun sekarang di layar, adalah Sophie Baek (Yerin Ha). Namun ceritanya lebih dari sekedar pertandingan sederhana. Ini adalah kisah tentang hambatan sosial, identitas tersembunyi, dan cinta yang melampaui ekspektasi.

Dari Halaman ke Layar: Kisah Dengan Perubahan

Serial ini telah mengadaptasi An Offer from a Gentleman karya Julia Quinn, buku ketiga di alam semesta Bridgerton. Namun, Netflix mengubah urutan adaptasi setelah memprioritaskan cerita Penelope dan Colin di Musim 3. Perubahan ini bukan hanya soal waktu; ini menyoroti kesediaan acara untuk menyimpang dari materi sumber sambil tetap memberikan irama emosional inti.

Plotnya berkisar pada ketertarikan Benediktus pada seorang wanita misterius di pesta topeng. Dia terpikat, tapi dia menghilang sebelum dia bisa mengetahui namanya. Sedikit yang dia tahu, wanita ini adalah Sophie Beckett, seorang anak perempuan tidak sah yang dipaksa menjadi budak setelah kematian ayahnya. Dia berakhir sebagai pembantu di rumah tangga Bridgerton, bekerja di bawah bimbingan Violet Bridgerton, namun tetap tidak dikenali oleh pria yang pernah berdansa dengannya.

Identitas Sophie dan Jalan Menuju Cinta

Identitas Sophie yang tersembunyi menciptakan dinamika yang kompleks. Ketertarikan antara Benedict dan Sophie tumbuh saat dia bekerja di rumah keluarganya. Serial ini, tidak seperti bukunya, mempersingkat garis waktu, menghilangkan jeda dua tahun antara pesta dansa dan reuni akhirnya.

Akhirnya, Benedict menyadari bahwa Sophie adalah wanita di pesta dansa, yang mengarah ke romansa yang penuh gairah. Mereka menikah dan memiliki empat anak: Charles, Alexander, William, dan Violet.

Tampilkan Perubahan dan Representasi

Adaptasinya bukanlah cerminan sempurna dari buku ini. Nama belakang Sophie diubah dari Beckett menjadi Baek untuk menghormati warisan Korea dari aktris Yerin Ha, sebuah langkah yang disengaja menuju representasi yang lebih besar. Perubahan ini, meskipun kecil dalam plot, menunjukkan upaya yang lebih luas untuk mendiversifikasi pemeran dan alur cerita.

Menyikapi Seksualitas Benediktus

Di luar plot romantis, Bridgerton juga mengeksplorasi seksualitas Benedict yang cair. Pembawa acara, Jess Brownell, telah mengonfirmasi bahwa keterbukaan Benedict terhadap mitra berbeda akan terus menjadi tema. Eksplorasi ini mengakui bahwa ketertarikannya tidak dibatasi oleh gender, sehingga menambah lapisan kompleksitas pada karakternya.

Para penggemar mencatat bahwa menikahi seorang wanita tidak menghapus keanehannya. Acara tersebut tampaknya berkomitmen untuk menggambarkan Benedict sebagai seseorang yang mengutamakan hubungan emosional daripada label yang kaku.

Pada akhirnya, Musim 4 menghadirkan romansa Bridgerton klasik dengan sentuhan unik: kisah cinta yang dibangun di atas identitas tersembunyi dan kemauan untuk menantang norma-norma masyarakat. Kesediaan acara untuk beradaptasi, mewakili, dan mengeksplorasi karakter kompleks memastikan bahwa perjalanan Benedict akan memuaskan dan menggugah pikiran pemirsa.