Pembawa acara Fox News Jesse Watters menggunakan platformnya untuk mengejek peraih medali emas Olimpiade AS Breezy Johnson karena mengidentifikasi dirinya sebagai biseksual dalam segmen yang disebut “DEI Thursdays”. Segmen tersebut, yang ditayangkan di Fox News, menampilkan gambar aktivis hak-hak sipil Al Sharpton dan komentar yang meremehkan seksualitas Johnson.
Watters memperkenalkan Johnson sebagai “pemain ski medali emas” sebelum membuat lelucon yang menjurus ke arah seksual tentang orientasinya, dengan menyatakan, “Yah, dia tidak bermain ski secara langsung.” Sebuah chyron bertuliskan “Bi on the Bunny Slopes” muncul saat Watters memutar klip Johnson yang mendiskusikan biseksualitasnya dalam wawancara CBS.
Johnson sebelumnya menyatakan bahwa dia merasa harus mengungkapkan seksualitasnya karena “dunia para juara tidak hanya terdiri dari orang-orang kulit putih biasa.” Watters menanggapinya dengan meremehkan pertunangan Johnson dengan seorang pria, mempertanyakan apakah dia akan menggunakan nama belakang suaminya.
Ini bukan kali pertama Watters meremehkan perempuan dalam siaran. Ucapannya tidak mengejutkan mengingat sejarahnya yang sering melontarkan komentar-komentar yang meremehkan tokoh masyarakat perempuan. Johnson mengonfirmasi pertunangannya dengan pacarnya Connor Watkins di Milan Cortina Games setelah sebuah perlombaan, dan insiden tersebut menuai kritik karena bernuansa homofobik dan perilaku tidak profesional.
Komentar Watters menyoroti pola pembawa acara Fox News yang menggunakan acara mereka untuk mempromosikan retorika yang memecah belah dengan kedok humor. Segmen ini memberikan contoh bagaimana media konservatif sering mempersenjatai politik identitas untuk mengejek komunitas yang terpinggirkan dan memperkuat stereotip yang merugikan.
