Pengertian Penyakit Parkinson Gejala, Penyebab, dan Tanda Peringatan Dininya

0
12

Pemenang Grammy Carly Simon bukan satu-satunya yang menghadapi kenyataan ini. Pada usia 83 tahun, penyanyi di balik “You’re So Vain,” mengumumkan kepada majalah People bahwa dia menderita penyakit Parkinson.

Baginya, hal itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Dia mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa perjalanannya dimulai dengan radang sendi di kedua lutut dan pinggul. Permasalahan bersama ini semakin meningkat. Akhirnya, berjalan membutuhkan bantuan yang signifikan. Penyebab utamanya? Kondisi neurodegeneratif progresif yang mengubah cara hidup jutaan orang.

Bagaimana Penyakit Parkinson Berkembang di Otak?

Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke memberikan definisi yang jelas: bagian otak rusak dan mati. Ini adalah proses degeneratif.

Secara khusus, neuron yang bertanggung jawab untuk memproduksi dopamin terkena dampak terbesar. Dopamin adalah pembawa pesan kimia yang membantu tubuh Anda melakukan gerakan yang halus dan terkoordinasi. Tanpanya, tubuh menjadi kikuk, kaku, dan gemetar.

Kerusakan ini tidak terjadi begitu saja. Penelitian menunjukkan untuk menghapus tautan. Trauma kepala berperan. Inilah sebabnya penelitian menunjukkan pemain sepak bola memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena kondisi ini di kemudian hari. Namun usia adalah faktor terberat. Meskipun siapa pun bisa tertular, orang lanjut usialah yang menanggung beban terbesarnya.

Mengenali Tanda Peringatan Sejak Dini

Penyakit Parkinson tidak muncul dengan sendirinya dengan meriah. Itu merayap masuk. Dan hal itu terjadi secara berbeda untuk setiap orang.

Sinyal pertama yang paling umum adalah getaran. Bukan sembarang goyang. Ini cenderung muncul ketika tangan—atau otot lain yang terkena—beristirahat. Anda diam. Tangannya tetap bergerak. Fenomena ini seringkali menjadi petunjuk pertama.

Tapi guncangan hanyalah permulaan. Perhatikan tanda bahaya berikut:

  • Kekakuan: Anggota badan terasa kaku dan tahan terhadap gerakan.
  • Masalah keseimbangan: Kesulitan berdiri stabil.
  • Pergeseran postur: Condong ke depan menjadi hal biasa.
  • Gerakan melambat: Tugas sederhana membutuhkan waktu lebih lama.
  • Perubahan sensorik: Hilangnya penciuman (anosmia) dan berkurangnya kedipan.
  • Air liur: Hilangnya kontrol otot halus di mulut.

Gejala sering kali dimulai pada satu sisi tubuh. Kemudian mereka merayap ke yang lain. Ketika kontrol otot memburuk, berjalan menjadi berbahaya. Kebekuan—saat Anda merasa terjebak di tempat—adalah risiko yang nyata. Jatuh meningkat secara signifikan seiring dengan perkembangan penyakit.

Apa Penyebab Parkinson dan Siapa yang Paling Berisiko?

Inilah kebenaran yang tidak menyenangkan: Kita tidak tahu penyebab pastinya. Ini tetap menjadi salah satu misteri besar neurologi.

Namun, kita tahu bahwa faktor risiko mempunyai jumlah yang spesifik.

Genetika penting. Jika Anda memiliki riwayat keluarga—orang tua atau saudara kandung yang mengidap penyakit ini—risiko Anda meningkat. Perubahan gen berkontribusi pada kemungkinan perkembangan.

Lingkungan juga penting. Racun tertentu terkait dengan permulaannya. Paparan pestisida merupakan kekhawatiran penting yang disoroti dalam berbagai penelitian. Kombinasikan hal tersebut dengan cedera kepala dan Anda akan menghadapi berbagai risiko yang besar.

Secara demografis, penyakit ini memiliki kelainan tertentu:
* Usia: Cenderung dimulai sekitar usia 50 tahun.
* Jenis Kelamin: Laki-laki lebih sering terkena dibandingkan perempuan.
* Riwayat: Memiliki anggota keluarga dekat yang mengidap penyakit ini meningkatkan kemungkinan pribadi Anda.

Karena tidak ada satu pun penyebab utama, maka tidak ada cara tunggal untuk mencegahnya sepenuhnya. Tapi Anda bisa memengaruhi peluang Anda. Latihan aerobik yang teratur merupakan perisai yang terbukti. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa minum kafein dapat membantu menurunkan risiko, menurut Mayo Clinic. Ini bukan obat, tapi ini adalah pengungkit yang bisa Anda tarik.

Mendapatkan Diagnosis dan Mengelola Gejala

Mencurigai sesuatu? Jangan menunggu. Segera bicarakan dengan dokter perawatan primer Anda.

Mengapa terburu-buru? Parkinson tidak melakukan tes darah. Atau MRI yang berteriak “inilah saya.” Tidak seperti kondisi lainnya, tidak ada satu tes langsung untuk memastikan diagnosis. Dokter perawatan primer Anda kemungkinan akan merujuk Anda ke ahli saraf.

Ahli saraf itu akan meninjau riwayat kesehatan Anda. Mereka akan menjalankan tes fungsi motorik tertentu. Mereka akan memperhatikan cara Anda berjalan. Ini bisa memakan waktu cukup lama. Anda mungkin memerlukan banyak janji temu sebelum diagnosis resmi diperoleh. Kesabaran adalah bagian dari proses.

Tidak ada obatnya. Itu adalah langit-langit yang keras. Tapi pengobatannya ada. Pengobatan dapat mengurangi gejala-gejala yang mengganggu tersebut, sehingga memungkinkan kualitas hidup yang lebih baik, menurut National Institutes of Health.

Perubahan gaya hidup sama pentingnya dengan resep. Diet dan olahraga adalah hal mendasar. Terapis fisik dan terapis okupasi adalah sekutu penting dalam menjaga kemandirian.

Pengakuan Simon di depan umum tidak menyembunyikan perjuangannya. Dia sedang belajar untuk menghadapinya. Jutaan juga. Tanda-tandanya sudah ada jika Anda melihat lebih dekat pada getarannya, kekakuannya, kelambatannya. Deteksi dini bukanlah tentang mengubah hasil—tetapi tentang mengatur perjalanan sebelum tubuh mulai mengkhianati Anda.